SIKAP DAN GERAK DASAR PENCAK SILAT PERTEMUAN 4
NAMA : FITRIA DEWI RAJMAWATI
NIM : 20060484002
KELAS : 2020 A
MATKUL : PENCAK SILAT
1. PEMANASAN( Warming up )
1) Pertama
Mendorong dagu ke atas dengan bentuk kepala mengahadap ke atas dan menundukkan kepala dengan bantuan tekanan tangan.
1) Kedua
Menolehkan kepala kekiri dengan posisi telapak tangan kanan di telinga, tangan kiri kebelakang, begitu sebaliknya
1) Ketiga
1) Keempat

1) Kelima

Tangan kanan keatas kemudian di tekuk ke belakang dan tangan kiri memegang sikut dan menarik sikut kearah kiri, begitu sebaliknya
1) Kedelapan
Kedua tangan kedepan dengan posisi badan membungkuk, kemudian tangan diarahkan ke bawah dengan posisi badan membungkuk, kemudian lakukan sebaliknya kedua tangan di arahkan ke atas, tetapi posisi badan membungkuk
Kesembilan
Menarik salah satu lutut keatas sampai kedada sambil kedua tangan memegangi lutut, kemudian bergantian dengan mengangkat lutut yang lain.
Kesepuluh
menarik salah satu kaki ke belakang dengan bergantian
Kesebelas
menarik salah satu kaki kedepan secara bergantian
Keduabelas
Selanjutnya dengan posisi kuda-kuda lalu badan ditarik ke kanan dan ke kiri secara bergantian
Ketigabelas
Selanjutnya menarik tangan ke kanan dan ke kiri secara bergantian dengan posisi kuda-kuda samping
Keempatbelas
Selanjutnya menarik kaki dengan tangan dengan posisi jengkek secara bergantian
I. SIKAP DASAR PENCAK SILAT
A. SIKAP BERDIRI (Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:48,50 ) Sikap berdiri pada pencak silat garis besarnya ada tiga sikap, lain:
· Sikap berdiri tegak
· Sikap berdiri kangkang
· Sikap berdiri kuda-kuda
1) Sikap berdiri tegak
· Badan tegak lurus, pandangan kedepan, bahu, dada, perut wajar, rilex
· Tumit rapat, telapak kaki membuat sudut 900
· Bernafas wajar melalui hidung.
Sikap berdiri tegak sesuai dengan sikap kedua tangan dapat dibedakan menjadi 4 (empat)
sikap tegak.
· Sikap tegak 1, kedua lengan dan tangan lurus disamping.
· Sikap tegak 2, kedua tangan mengepal berada di pinggang.
· Sikap tegak 3, kedua tangan mengepal didada.
· Sikap tegak 4, kedua tangan silang di dada
Sikap tegak 1 di gunakan untuk:
· Sikap siap, pada waktu berbaris
· Melakukan pemusatan diri, berada
· Sikap awal mlakukan gerakan
Sikap tegak 2 dan 3 di gunakan untuk:
· Sikap awal melakukan gerakan dasar
· Sikap awal melakukan elementer
Langkah 1 Langkah 2
Sikap tegak 4 di gunakan untuk:
· Sikap awal melakukan gerakan teknik
· Sikap awal melakukan sambung/bertanding
SIKAP SALAM ATAU MENGHORMAT(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:49) Sikap hormat di lakukan pada waktu:
· Setiap awal dan akhir latihan kepada guru pelatih
· Memberi salam kepada teman
· Mengawali dan mengakhiri permainan/pertandingan
Langkah 1 Langkah 2
SIKAP BERSYUKUR/BERDO‟A/MEMUSATKAN DIRI (Depdikbud Dirjen Dikti
Pencak Silat,1992:49)
· Bertujuan memusatkan konsentrasi dan berdoa memohon perlindungan kepada sang
Pencipta. Biasanya digunakan pada awal melakukan peragaan Jurus Tunggal Baku.
Langkah 1 Langkah 2
Langkah 5 Langkah 6
SIKAP ISTIRAHAT(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:50)
Dengan merentangkan kaki kiri kesamping, pergelangan tangan kiri di pegang tangan kanan, ibu jari melingkar.
Langkah 1 Langkah 2
2) Sikap berdiri kangkang(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:50) Cara mengambil sikap dengan:
· Merentangkan kaki kiri ke kiri/ merentangkan kaki kanan ke kanan
· Loncatan kaki merentangkan kedua kakilangsung membentuk sikap kangkang
Langkah 1 Langkah 2
3) Sikap berdiri kuda-kuda(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:52-55) Sikap berdiri kuda-kuda terdir dari:
a) Kuda-kuda depan
Dari sikap awal tegak 2, geser kekanan kedepan menjadi kuda-kuda depan, Tarik klakikanan kembali sikap semula. Geser kaki kiri kebelakang
· Darisikap awal sikap tegak 2, kaki kiri mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang, kembali kesikap tegak 2 pada titik 0.
· Demikian juga bila kaki kanan mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang.
c.) kuda kuda tengah
· Dari pinggang sampai kepala harus lurus dan tegak.
· Pandangan kedepan, kedua lutut segaris tegak lurus dengan ibu jari kaki kiri dan kaki kanan
d) Kuda-kuda samping
· Dari titik 0 kaki kiri menggeser ke samping kiri.
· Berat badan pada salah 1 kaki baik kaki kanan maupun kaki kiri, bahu pada arah tumpuan sejajar/segaris dengan kaki
· Umumnya digunakan sebagai elakan (mengelak dari serangan)
e) Kuda-kuda silang
· Dapat dilaksanakan silang depan dan silang belakang
· Berat badan dilimphkan pada satu kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu/ujung jari kaki
1.) silang depan
2.) silang belakang
B. SIKAP JONGKOK(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:56) Sikap jomgkong ada dua macam, jongkok dan jengkek.
· Sikap mencangkung, pantat duduk pada ujung lutut
· Pinggang, punggung leher dan kepala tegak lurus pandangan mata kedepan.
C. SIKAP DUDUK(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:56,57)
Sikap duduk diawali dengan sikap berdiri tegak 2 dilanjutkan dengan sikap duduk sebagai dasar permainan bawah, dengan ada 4 (empat) bentuk sikap duduk yaitu:
D. SIKAP BERBARING(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:58) Sikap berbaring terdiri dari :
· Pada jatuhan terlentang angkatlah paha 900, telapak tangan didada, tangan
kanan lurus agak serong.
· Jatuhan sikap miring dari terlentang kaki kanan yang lututnya bengkok pindahkan kekiri tangan kanan yang didada pindah kepangkat paha, kaki kanan.
· Jatuhan tengkurap kedua siku menahan anggota badan.
E. SIKAP KHUSUS(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:60)
Sikap khusus yang penting adalah tegak 1 kaki. Sikap khusus antara lain:
1.) Sikap tegak 1 kaki
2.) Sikap harimau di mulai dari awal kuda-kuda depan, turun pelan-pelan di bantu dengan kiri
3.) Sikap monyet, gerakannya lucu, tapi penuh serang, bela geser gesit, terampil, serangan tidak diduga
F. SIKAP PASANG(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:61)
Pengertian sikap pasang adalah suatu sikap siaga untuk melakukan pembelaan atau serangan yang berpola dan dilakukan pada awal serta akhir dari rangkaian gerak. Ditinjau dari tinggi rendahnya sikap tubuh. Maka sikap pasang dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: pasang atas, pasang tengah, dan bawah. Pasang atas dan tengah menggunakan kuda-kuda/ sikap kaki sebagai berikut :
· Kuda-kuda depan
· Kuda-kuda belakang
· Kuda-kuda silang (depan dan belakang)
· Dan sikap khusus lainnya/ menirukan binatang.
· Kuda-kuda samping.
1. Sikap Pasang Atas dan Pasang Tengah (Depdikbud Dirjen Dikti Pencak
Silat,1992:61,62)
2. Sikap Pasang Bawah (Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:62)
· Salah satu lutut bertumpu dilantai. Titik berat badan lebih rendah. Mendekati bidang tumpuan
I. Gerak Dasar Pencak Silat
Untuk menguasai gerak dasar tersebut, perlu dipahami arah delapan penjuru mata angin dan langkah-langkah. Adapun bentuk dasar pencak silat meliputi unsur-unsur:
a. Arah (8 penjuru mata angin)
b. Cara melangkah
c. Langkah dan posisi d. Bentuk/pola langkah
1. Angkatan
· Angkat tinggi:
§ Satu kaki di angkat tinggi paha dasar, letakkan kaki pada arah yang di tuju.
§ Dari sikap tegak satu kaki, paha kiri datar, letak kaki kiri kedepan dengan kuda-kuda depan, kaki kanan paha datar, kemudian kaki kanan letakkan didepan dan seterusnya
· Angkat rendah:
Satu kaki di angkat biasa, kira-kira paha bersudut 300, letakkan kaki yang diangkat pada tempat tertentu sesuai dengan arah tujuan.
2) Geseran
Cara melankah: satu kaki di geser, ujung jari kaki/tumit masih menyentuh lantai. Letakkan kaki tersebut pada tempat tertentu sesuai arah tujuan.
3) Putaran
Cara melangkah: angkat kaki dengan memutar keluar, letakkan didepan dengan telapak kaki keluar, kaki yang dibelakang jinjit.
4) Lompat
Satu kaki bertolak,disusul oleh kaki lainnya. Dalam hal mendarat ada 2 macam, yaitu: a) Kaki yang satu mendarat, di letakkan di tempat yang sesuai dengan arah tujuan, kemudian disusul dengan kaki lainnya.
b) Kedua kaki mendarat sama-sama
5) Loncat
Kedua kaki bertolak, disusul oleh kaki lainnya, dalam hal ini mendarat bisa 2 kemungkinan, sesuai kebutuhan, yaitu :
a) Kedua kaki mendarat, diletakkan bersama di tempat yang sesuai dengan arah tujuan
b) Satu kaki mendarat disusul kaki yang lain
Perbedaan antara Lompatan dengan Loncatan
èTerletak pada tolakan kaki, jika pada lompatan satu kaki yang bertolak untuk melangkah sedangkan pada loncatan kedua kaki bertolak untuk melangkah.
6) Gesutan
Gesutan adalah langkah untuk mendekati lawan dengan kuda-kuda tengah lalu mengingsut (menggeser telapak kaki tanpa diangkat dari lantai) mendekati lawan secara perlahan dan diam-diam hingga mencapai jarak serangan.
c. Langkah dan Posisi
Langkah adalah perbuatan injakan kaki dari suatu tempat ke tempat lain. Langkah adalah salah 1 hal penting dalam pencak silat, karena berfungsi sebagai :
1. Dasar tumpuan berdiri kuat dan tangguh
2. Dasar tumpuan pada saat melakukan serangan atau pembelaan
3. Suatu cara untuk memperoleh posisi yang menguntungkan
Langkah dapat dilakukan dengan posisi : Segaris, tegak lurus dan serong.
d. Bentuk/ Pola langkah
Pengembangan langkah yang berangkai dengan tujuan tertentu merupakan bentuk/ Pola langkah. Pola langkah ada beberapa macam :
1. Lurus
2. Gergaji/ Zig-zag
3. Ladam atau U ( tunggal dan rangkap )
4. Segitiga ( tunggal dan rangkap )
5. Segi empat ( lurus dan polong )
6. Huruf S
PENDINGINAN (COOLING DOWN)
Setiap latihan olahraga kita selalu membutuhkan pendinginan, guna untuk meregangkan otot – otot yang kaku setelah melakukan katihan olahraga maupun olahraga. Di dalam olahraga pencak silat ini pun ada gerakan pendinginan. Pendingan dalam olahraga pencak silat ini terdapat 3 (tiga) gerakan pendinginan di antaranya:
1) Gerakan pertama
· Melakukan dengan berpasangann pertama memegang telapak tangan teman dengan posisi badan pasangan menunduk seperti orang sholat melakukan rukuk tetapi tangan lurus ke depan, setelah itu tangan di ayun keatas dan ke bawah dengan arah berlawanan dan secara perlahan. Gerakan tersebut guna untuk melemaskan punggung dan kedua tangan. Gerakan tersebut di lakukan secara bergantian.
2) Gerakan kedua
· Sama seperti gerakan pertama kita melakukannya dengan berpasangan.
Pertama tama, kaki kanan ke depan, begitu sebaliknya pasangan kaki kiri yang maju kedepan guna untuk menahan, kemudian Saling berpegangan, dan menarik badan, begitu juga di lakukan sebaliknya.
3) Gerakan ketiga
· Tetap sama seperti gerakan 1 dan 2 melakukan dengan berpasangan. Pertama tamaberdiri dengan pasangan, tetapi dengan posisi saling membelakangi, kemudiandengan bergantian mengangkat tubuh dengan posisi berlawanan, begitu sebaliknya.
4) Gerakan keempat
· Tetap sama seperti gerakan 1,2 dan 3 melakukan dengan berpasangan.
Pertama angkat kaki teman satu dahulu kemudian bergantian.



























































































Comments
Post a Comment